Tuesday, May 22, 2012

PSPS PEKANBARU






PSPS PEKANBARU
Karya: Ratu F. N.

PSPS Pekanbaru
Tim ibukota yang kini tengah terluka
Dipecundangi Persela
Dihancurkan Persiwa
Dikalahkan Persipura

PSPS Pekanbaru
Tim ibukota yang kini tengah dilema
Kekurangan dana
Dan ditinggalkan pemain inti

Dimana hati nurani kalian
Para petinggi bumi bertuah ini
Melihat PSPS melangkah menyeret sejuta beban
Di pundaknya?

Apalah arti uang 15 Miliar itu
Jika kalian bisa mengeluarkan 900 Miliar
Hanya untuk membangun satu venue?

Tolong lihatlah ke PSPS sedikit
Lihatlah ke tim ibukota
Yang tengah dirundung pilu ini

PSPS
Hanya doa dan dukungan sepenuh hati
Yang bisa kami berikan kepadamu
Semoga mereka mau mengerti

»» READMORE...

Merenggut Segalanya




Merenggut Segalanya
Karya: Ratu F. N.

Kawan
Saat bersamamu
Sedihku menjadi senang
Tangisku menjadi tawa
Dukaku menjadi Suka

Di saat bersamamu
Tak  ada yang bisa kukatakan selain
Aku bahagia

Tapi kini semuanya tlah berubah
Semuanya tlah berbeda
Tak ada sedikitpun kata bahagia
Terucap dari bibirku

Kawan
Kematian itu merenggut segalanya
Merenggut kata ‘bahagia’ di hidupku
Merenggutmu dari diriku
Untuk selamanya..
»» READMORE...

TAK SANGGUP LAGI



TAK SANGGUP LAGI
Karya: Ratu F. N.

Kulihat langit mendung
Tertutup awan yang akan menangis
Ku terpaku disini
Di jembatan ini
Yang dulu pernah menjadi saksi cinta kita

Kenapa?
Kenapa kau harus pergi?
Kenapa tak kembali lagi?
Kenapa kau meninggalkan diriku dan cintaku?
Kenapa kau meninggalkanku disini?
Di dunia yang kejam ini?

Tetes demi tetes air hujan membasahi bumi
Ku menikmati rindu yang membunuhku
Teringat lagi bagaimana ini bisa terjadi
Ku menangis terdiam

Kulihat air sungai yang mengalir deras
Tubuhku bergerak sendiri menujunya
Kurasakan dingin tubuh ini
Aku tak peduli ku terus melangkah
Dan kini aku bersamamu
Di langit ketujuh

»» READMORE...

Friday, May 18, 2012

Indonesia Taklukkan Mauritania

Pic 1. Team Indonesia vs Mauritania. Kiri ke kanan atas : Irfan, Hamdi, Wahyu Tri, Nopendi, Jajang, Wahyu. Kiri ke kanan bawah: Bayau, Samsul, Nova, Taufiq, Tibo

Penampilan Indonesia kemaren boleh saya bilang mungkin tidak terlalu meyakinkan. Mereka lebih memilih menunggu dan mengandalkan counter attack. Namun dari situlah 2 gol terjadi. Mungkin inilah strategi Nil Maizar. Dengan mengandalkan Counter Attack yang cepat dan mematikan kita bisa menang. Tapi alangkah baiknya kita tidak terus menunggu seperti itu. Kita harus lebih berani menyerang. Karna kita punya kecepatan walaupun postur kita masih kalah. Dan mungkin duet Irfan dan Tibo harus lebih di tingkatkan lagi. 

Terlepas dari semua itu Perjuangan anak-anak Indonesia kemaren benar-benar luar biasa, mereka berjibaku, bermain tanpa lelah
demi mewujudkan harapan masyarakat Indonesia, membawa pulang trofi di tengah kisruh sepakbola
Indonesia. Dan akhirnya mereka menang 2-0 , kemaren garuda bermain agak canggung dan tampak grogi, itu
wajar karena mereka baru pertama kali di level Internasional..

Kemaren banyak orang Indonesia yang (mungkin pro ISL) mengatakan bahwa mereka bukan timnas
Indonesia, tapi Timnasnya IPL.. Saya rasa mereka adalah orang-orang yang benar-benar tidak berpendidikan, berkata seenaknya.. mereka tidak memakai akal sehatnya. Jika anak-anak garuda yang berjuang semalam
mendengar kalau mereka tidak diakui sebagai TIMNAS INDONESIA saya yakin hati mereka akan sakit dan pasti mereka akan menangis, mereka akan berpikir, "Kami kan berjuang disini untuk mereka, untuk Indonesia, tapi kenapa merekamalah tidak mengakui kami?" 

Klub yang saya banggakan sendiri berada di ISL, tapi saya tidak pernah yang namanya mengatakan mereka (TIMNAS sekarang) adalah Timnas IPL bukan Timnas Indonesia, karna bukankah pemain ISL sudah dipanggil tapi mereka tidak memenuhi panggilan itu? Saya tidak peduli mau mereka pemain ISL ataupun IPL yang terpenting adalah ketika mereka mengenakan bermain bola menggunakan jersey merah putih dengan lambang garuda di dadanya, mereka adalah TIMNAS INDONESIA dan wajib kita DUKUNG!!

Oke, lupakan itu.. terlepas dari penampilan timnas kemaren, pasti yg menonton pertandingan timnas tau
siapa pemain terbaik.. Ya kan?
Yap, Wahyu Tri lah orangnya

Harapan saya mudah-mudahan timnas menang melawan Kurdistan, lusa sabtu. Percayalah garuda walaupun di indonesia banyak yg mencaci
maki kalian, tapi disini yang memuji dan mendukung kalian sepenuh hati lebih banyak. Kami akan mendukung kalian sepenuh hati. Hanya doa yang bisa kami kirim, doa tulus untuk kemenangan kalian para pejuang dan pahlawan bangsa.

Bravo Indonesia.!! Bravo Garuda!! 

Sumber Gambar : http://thirty37seven.blogspot.com/
»» READMORE...

Thursday, May 17, 2012

SAVE OUR PSPS PEKANBARU!!!

PSPS kini tengah terluka dengan kekalahan 2-0 atas Persela di hadapan pendukungnya sendiri. Bencana berawal dari gol bunuh diri yang dibuat Dedi Gusmawan dan terjadi gol kedua akibat kelengahan barisan belakang PSPS karena terlalu asik menyerang.

Tapi disini saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa. Tidak Dedi Gusmawan maupun pemain belakang PSPS apalagi Fauzal. Saya hanya ingin sedikit berkomentar tentang kondisi PSPS sekarang yang kian memprihatinkan.

PSPS kini tengah kesulitan dana. Dana dari sponsor yang ditunggu-tunggu pun belum cair. Padahal gaji pemain belum dibayar sampai sekarang. Akibatnya banyak pemain yang mengancam mogok bermain seperti saat melawan Arema kemaren. Tapi disinilah kesempatan pemain lokal untuk menunjukkan taji mereka, bahwa mereka memang tidak kalah dengan pemain dari luar Riau.

Tapi sekali lagi bukan itu masalahnya. Masalahnya adalah tidak maunya perusahaan-perusahaan di Riau untuk membantu PSPS kita yang tercinta ini. Penampilan PSPS tidaklah terlalu buruk. PSPS kini berada di posisi tengah klasemen sementara dengan kesulitan dana yang selalu membelit, menurut saya adalah prestasi yang sudah cukup bagus. Apalagi kalau PSPS disponsori dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Riau, bisa dibayangkan betapa hebatnya PSPS sekaligus menakutkan bagi lawan-lawannya. Bukan tidak mungkin PSPS menjadi klub yang disegani bahkan menjadi juara ISL. 

Hanya saja perusahaan di Riau harus benar-benar membantu PSPS, mendanai dengan benar. Itu saja sudah cukup dan kami para asykar theking dan pendukung setia PSPS pasti sudah sangat berterima kasih kepada kalian para sponsor PSPS. Kami hanya minta kalian mendanai PSPS. Kalian kan perusahaan besar, apalah salahnya kalian membantu PSPS? PSPS itu milik kita bersama, milik masyarakat Pekanbaru dan Riau. Sudah sepantasnya kita semua membantu PSPS agar menjadi Juara ISL.
Mungkin hanya itu yang saya sampaikan. Walaupun singkat tapi ini benar-benar dari hati saya yang paling dalam. Karena saya tidak ingin melihat tim kebanggaan saya berada di jurang degradasi hanya karena masalah dana. Saya hanya ingin PSPS tetap berada di ISL musim depan dan tetap menjadi tim yang tidak bisa dipandang sebelah mata. BRAVO PSPS!! SAVE OUR PSPS!!
»» READMORE...

Ada Pulau Alien di Yaman




TERNYATA, di pelosok dunia ini ada sebuah pulau yang tidak seperti pulau kebanyakan. Pulau tersebut adalah Kepulauan Sokotra yang terletak di Yaman.

Kepulauan ini terletak di Samudra Hindia, 380 kilometer sebelah selatan jazirah Arab. Kepulauan Sokotra sangat terisolasi dan sepertiga flora yang ada di kepulauan ini tidak dapat ditemukan di tempat lain.

Iklim di kepulauan ini sangat panas dan kering, tapi memiliki pantai indah dan lereng kapur yang menakjubkan dan penuh gua sedalam rata-rata tujuh kilometer. Ada juga pegunungan yang tingginya lebih dari 1525 meter.

Yang membuat Kepulauan Sokotra lain daripada yang lain adalah tanaman-tanaman yang hidup di dalamnya, misal pohon darah naga, sebuah pohon dengan cabang-cabang besar yang mengarah ke atas dan tampak seperti jamur raksasa.


Kemudian mawar gurun, yang tidak seperti tanaman mawar yang kecil, mawar ini tumbuh di pohon besar yang tampak seperti kaki gajah. Semua tumbuhan aneh ini membuat Sokotra dijuluki sebagai Kepulauan Alien. Demikian seperti dikutip Huffington Post.








Kepulauan ini, meskipun sangat aneh, dihuni 40.000 penduduk, dan dijadikan situs Warisan Dunia UNESCO. Untuk menuju pulau ini sangat sulit dan untuk menjelajahinya pasirnya yang panas, disarankan mengendarai unta. Pulau ini juga merupakan surga bagi burung. Sekira 140 spesies burung hidup dan 10 spesies di antaranya tidak dapat ditemukan di tempat lain di dunia ini.





Di perairan kepulauan ini, terdapat banyak kapal yang tenggelam bertahun-tahun lalu. Bangkai kapal ini kemudian dijadikan situs diving oleh Pemerintah Yaman.








»» READMORE...

Friday, May 4, 2012

STADION UTAMA RIAU (STADION TERMEGAH DI INDONESIA)


 PINTU MASUK UTAMA STADION UTAMA RIAU

Stadion Utama Riau atau disebut juga dengan Main Stadium Riau adalah Stadion Sepakbola yang termegah saat ini di Indonesia yang dipersiapkan untuk menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON XVIII) XVIII Tahun 2012 dan Islamic Solidarity Games Tahun 20123 (ISG).

 Pintu Masuk Utama Stadion Utama Riau

Stadion Utama Riau ini pertama kali digunakan atau diperkenalkan ke publik pada tanggal 1 Maret 2012, pada tanggal 1 Maret 2012 Stadion ini digunakan Tim PSPS PEKANBARU untuk melakukan launching jersey (perkenalan kostum) kompetisi ISL Tahun 2012 dan juga latihan dan pengenalan stadion.  
 





Karena kemegahannya Stadion Utama Riau ini bersama dengan Stadion Kaharuddin Nasution menjadi tempat kualifikasi Piala Asia U-22. Bahkan Juventus pun tertarik untuk main di stadion ini. Namun mendatangkannya butuh 18 milyar. Walaupun begitu saya kira Riau adalah provinsi kaya. Bukan tidak mungkin Juventus akan datang ke Pekanbaru yang kita cintai ini. 

Selain itu mari berdoa agar PSPS Pekanbaru, klub kebanggaan kita itu bisa bermain disini, di Pekanbaru. Agar kita bisa mendukung penuh mereka. Bravo Pekanbaru!! Bravo PSPS!!


»» READMORE...

KOMODO DAN KEAJAIBAN SEPAKBOLA INDONESIA

 KOMODO DAN KEAJAIBAN SEPAKBOLA INDONESIA

 

"Borobudur candi yang paling termegah, di antara tujuh keanehan dunia. Borobudur peninggalan nenek moyang kita, lambang tinggi kebudayaan bangsa Indonesia."

Kenal dengan lirik lagu ini? Borobudur menjadi salah satu lagu andalan Indonesia di Festival Pop Song Asean III pada tahun 1983 di Jakarta. Di eranya, duet Nola Tilaar dan Euis Darliah kerap muncul di layar kaca melalui TVRI untuk memancing perhatian masyarakat Indonesia terhadap salah satu kekayaan bangsa ini.

Setahun sebelumnya, Organi­sasi PBB untuk Pendidik­an, Ilmu, dan Budaya (UNESCO), menetap­kan Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia. Pertanyaannya, bila UNESCO tidak memasukkan Candi Borobudur sebagai salah satu bagian dari world heritage site, apakah perhatian kita terhadap bangunan bernama asli Bhumi Sambhara Bhudhara cukup besar?

Candi Borobudur melintas dalam ingatan ketika belakangan ini saya mendapatkan banyak pesan singkat, baik di telepon selular maupun jaringan sosial. Isinya ajakan untuk mendukung Pulau Komodo menjadi bagian dari tujuh keajaiban dunia.

Dari sejumlah harga hingga gratis, ajakan memilih habitat asli hewan langka di Nusa Tenggara Timur menjadi isu nasional yang menggerakkan kecinta­an masyarakat terhadap salah satu bagian dari kepingan Nusantara.

Ora, demikian penduduk asli Pulau Komodo menyebut spesies kadal terbesar di dunia ini, meneruskan tugas batik yang ber­peran menjahit perhatian bangsa ini dalam sebuah kain luas.

Kalau mau jujur, sebelum isu pengklaiman Malaysia terhadap kerajinan tekstil batik ini, berapa besar perhatian kita terhadap industri khas masyarakat Indonesia? Ajakan berbaju batik pada hari tertentu muncul karena kita marah atas kepe­dulian Malaysia terhadap Batik.

Kembali ke ora, terlepas berhasil atau tidaknya Pulau Komodo menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia yang baru,  keajaiban di Tanah Air tak boleh berhenti. Bahkan, banyak sekali hal-hal yang "ajaib" muncul di hadapan kita, dalam kehidupan sehari-hari.

Baru-baru ini, saya menyak­sikan tayangan berita mengenai kematian komodo di kebun binatang di salah satu kota besar Tanah Air. Kadal besar yang masih hidup di sana dan tertangkap kamera wartawan pun tubuhnya kurus, tidak seperti komodo di brosur yang saya dapatkan di Kota Kupang, NTT, pada Juni lalu.

Adalah absurd bila sebagian orang mengais dukungan masya­rakat agar Pulau Komodo menjadi bagian dari keajaiban dunia tetapi pihak lain menelantarkan hewan itu di hadapan mereka.

Keajaiban lain yang saya saksi­kan adalah pawai kostum di sebuah Taman Kanak-Kanak, di lingkungan rumah, pada Jumat, 28 Oktober 2011. Sebagian besar bocah tak terlalu memikirkan kostum yang dipakai, tetap para auntie, sebutan untuk guru wanita di sekolah itu, ber­semangat-ria mengenakan kostum hitam, plus gigi taring palsu.

Alamak, bukankah Jumat itu seharus­nya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, dan bukannya festival perayaan Halloween, yang dirayakan di negara asal (Irlandia) pada 31 Oktober?

Bagi saya, pertujukkan Jumat pagi itu adalah kepedihan. Semoga bocah-bocah di Tanah Air tidak diberi keajaiban yang melupakan sejarah bangsanya sendiri. Karena dari panggung sepak bola bangsa ini telah lahir berbagai keajaiban aneh.

Beberapa waktu lalu, sindiran kepada federasi sepak bola negara ini adalah frekuensi kemuncul­an para pengurus di media massa yang mengalahkan para pemain, aktor sesungguhnya.

Sepak bola seharusnya menjadi pertarungan menjadi yang terbaik antara 11 pemain melawan 11 peman lain di lapangan berlandaskan aturan yang telah dipahami bersama. Tapi kenapa berita mengenai pengurus lebih banyak menyapa masyarakat Indonesia?

Bila Yayasan New7Wonders yang bermarkas di Swiss mencari tujuh keajaiban baru di dunia, mungkin FIFA bisa melakukan pen­carian tentang berbagai keanehan dalam sepak bola di muka bumi ini.

Mungkin, masyarakat Indonesia tak perlu menggerakkan aksi kirim sms agar sepak bola kita masuk ke dalam salah satu keajaiban dunia.

Mungkin, FIFA langsung meng­arahkan pandangannya ke Tanah Air karena menemukan banyak keanehan di sini.

Mungkin, PSSI akan berada di urutan teratas sebagai federasi pengelola sepak bola bergejolak tiada henti. Bukankah ajaib bila kita memecahkan masalah dengan memunculkan persoalan baru?

Bagaimana mungkin ada dua liga dalam satu negara yang sama-sama mengaku sebagai panggung paling elite dengan level permainan tertinggi bagi pesepak bola di sana?

Aksi saling klaim kebenaran dan strategi balas dendam para pengurus dan tokoh yang bertikai menjadi hiasan di media massa, mengalahkan perjuangan dan persiapan para pesepak bola yang berniat membela dan mengharumkan nama bangsanya.

FIFA yang menjadi saksi drama memalukan dan memilukan federasi sepak bola Indonesia kembali harus terlibat dalam kekisruhan setelah era Nurdin Halid usai. Sungguh ajaib, bangsa ini menjadikan sepak bola sebagai alat perjuangan (kepentingan kelompok), dan bukan tujuan akhir yakni sebagai salah satu bagian dari kehidupan positif masyarakat banyak.

Dalam lagu Borobudur, muncul kata-kata, "Hati kami tersentuh memandangmu, untuk sadar meles­tarikanmu, agar tak punah dari ganasnya alam, juga tangan-tangan jahil merusakmu."


Ayo, siapa pun yang tersentuh dengan kondisi saat ini, mari selamatkan sepak bola Indonesia dari tangan-tangan jahil.

 

Sumber:  http://www.blogtyo.com

»» READMORE...

Kenapa Wanita Gampang Menangis?

Imej cengeng terkadang melekat pada hampir setiap wanita. Terkadang kita sering bertanya "Kenapa ya kok cewe itu sensitif dan gampang nangis?". Mungkin thread dari saya ini bisa memberi sedikit jawaban dari pertanyaan tersebut.


Karena wanita itu unik.
Wanita diciptakan sebagai makhluk istimewa.
Bahunya dikuatkan untuk menjaga anak-anaknya.
Hatinya dilembutkan untuk memberi rasa aman.
Rahimnya dikuatkan untuk menyimpan benih manusia.
Pribadinya diteguhkan untuk terus berjuang disaat yang lain menyerah.
Nalurinya senantiasa mencintai anak-anak dalam keadaan apapun.
Batinnya dikuatkan untuk tetap menyayangi, walau dikhianati oleh teman dan disakiti oleh orang-orang yang ia sayangi.
Wanita itu makhluk yang kuat.
Tapi, jika suatu saat dia menangis…
Itu karena Allah memberikan air mata untuk membasuh luka batin dan memberinya kekuatan baru.

 

Sumber:  http://www.blogtyo.com

»» READMORE...